
Di usia yang sudah renta, Nenek Inah masih harus berjalan keliling kampung untuk menjajakan dagangannya dengan bakul di atas kepalanya. Itulah satu-satunya cara yang ia lakukan untuk bertahan hidup.
Namun di balik perjuangannya, Nenek Inah harus menahan sakit yang luar biasa.

Di wajahnya, tepat di bagian rahang, tumbuh tumor ganas yang semakin hari semakin membesar. Awalnya hanya benjolan kecil, tetapi kini lukanya semakin parah. Gusinya sering berdarah dan terkadang mengeluarkan nanah.
Rasa sakit itu membuat Nenek Inah kesulitan untuk makan. Bahkan untuk menelan pun terasa sangat menyakitkan.

Yang lebih menyedihkan, kondisi luka di wajahnya membuat banyak orang enggan mendekat. Dagangan yang ia jual sering tidak laku, hingga akhirnya Nenek Inah kehilangan penghasilan yang selama ini ia andalkan.
Selama bertahun-tahun, Nenek Inah hanya mampu mencoba pengobatan tradisional karena keterbatasan biaya. Untuk berobat ke rumah sakit, ia sama sekali tidak memiliki kemampuan.

Kini, Nenek Inah hanya bisa menjalani hari-harinya dengan menahan sakit sambil berharap ada orang baik yang bersedia membantunya.
Melalui campaign ini, kami mengajak sahabat semua untuk membantu Nenek Inah mendapatkan pengobatan yang layak.
Semoga melalui kebaikan kita bersama, Nenek Inah bisa mendapatkan kesempatan untuk berobat dan menjalani hidup tanpa rasa sakit yang terus ia rasakan.
Mari ulurkan tangan untuk membantu Nenek Inah.
Klik tombol Donasi Sekarang dan jadilah bagian dari harapan untuknya. 🙏
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik