
Berawal dari rasa sakit kepala seperti ditusuk-tusuk hingga menyadari kalau ada benjolan yang sedang tumbuh di bagian keningnya pada tahun 2017 lalu.
Sejak itulah, Nurmah mulai merasakan rasa sakit di sekujur tubuhnya sebagai akibat dari benjolan yang semakin hari semakin membengkak.
Rasa sakit yang perih itu benar-benar dirasakan terutama pada bagian kepala dan matanya. Hingga air matanya kerap kali menetes.
demikian, kesehariannya sering diisi dengan membantu suami bekerja sebagai buruh angkut ikan pesisir dan menjaga sarang burung walet milik tuan di desanya demi memenuhi kebutuhan seorang keluarganya.
Terlahir dari keluarga yang sederhana, Nurmah Tuhan sedikit demi sedikit hasil untu di tabung yang kemudian digunakan untuk pergi ke pengobatan tradisional serta membeli obat-obatan penghilang rasa nyeri.
Akan tetapi, benjolan itu tetap saja tidak hilang, justru semakin membesar hingga saat ini Nurmah tidak akan kuat lagi untuk ikut membantu suaminya bekerja mengurus rumah tanggapun ikut terganggu.
Selain itu, Nurmah juga memiliki tiga anak yang masih sekolah dan harus memenuhi kebutuhannya setiap hari.
1. ada kandang kambing dan belakangnya sarang burung wallet, itu bukan punya dia. dia diminta tinggal disana oleh pemilik dari kandang dan sarang untuk menjaganya
2. ada foto before afternya
3. Kalau ada dana, dia mau coba untuk berobat rutin untuk mengurangi rasa sakitnya dan juga dia berharap bisa menyekolahkan anaknya dengan layak dan juga kebutuhan hidupnya
![]()
Belum ada Fundraiser