
"Kalau hari ini pisangnya tidak laku... Nenek Male makan apa?"
Pertanyaan itu mungkin tak pernah terlintas di benak kita. Namun, itulah kenyataan yang harus dihadapi Nenek Male setiap hari.

Di usianya yang telah menginjak 73 tahun, ketika banyak orang seusianya menikmati masa tua bersama keluarga, Nenek Male justru masih memikul dagangan pisang dan berjalan kaki demi bisa bertahan hidup.
Yang membuat perjuangannya semakin berat, Nenek Male hidup dengan kondisi gangguan kejiwaan (ODGJ). Di tengah keterbatasan fisik, mental, dan ekonomi, ia tetap berusaha mencari rezeki dengan caranya sendiri.
Setiap pagi, Nenek Male membawa pisang dagangannya untuk dijual dari rumah ke pasar. Perjalanan itu bukan sekadar beberapa langkah. Ia harus berjalan kaki sekitar 8 kilometer dengan tubuh renta yang semakin lemah dimakan usia.
Sesampainya di pasar, ia hanya berharap ada orang yang bersedia membeli pisangnya. Satu ikat pisang dijual seharga Rp5.000. Nominal yang sangat kecil, tetapi bagi Nenek Male, uang itu bisa menentukan apakah ia dapat membeli makanan hari itu atau harus kembali menahan lapar.
Tak ada penghasilan tetap. Tak ada jaminan dagangannya akan habis terjual. Namun setiap hari, Nenek Male tetap melangkah. Bukan karena kuat, melainkan karena hidup memaksanya untuk terus berjuang.
Padahal, di usia senjanya, Nenek Male seharusnya tidak lagi berjalan berkilo-kilometer demi beberapa lembar uang. Ia seharusnya bisa menikmati hari-harinya dengan tenang, mendapatkan makanan yang layak, pengobatan yang memadai, dan pendampingan yang dibutuhkan.
Melalui penggalangan dana ini, kami mengajak #TemanUrunan untuk menjadi harapan bagi Nenek Male. Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, biaya perawatan kesehatan, pendampingan bagi kondisi mentalnya, serta meningkatkan kualitas hidupnya agar dapat menjalani masa tua dengan lebih layak.
Hari ini, mungkin kita tidak mampu menghapus seluruh perjuangan Nenek Male. Namun, kita bisa membuat langkahnya menjadi lebih ringan.
Yuk, sisihkan rezeki terbaikmu. Berapa pun bantuan yang diberikan akan menjadi harapan baru bagi Nenek Male agar ia tak lagi menghadapi kerasnya hidup seorang diri.
![]()
Belum ada Fundraiser