

"Sudah lebih dari 30 tahun Bu Mainah menahan sakit. Namun hingga hari ini, yang paling berat bukan hanya penyakitnya, melainkan saat ia tak memiliki biaya untuk memeriksakan diri."
Perut Bu Mainah terus membesar akibat penumpukan cairan di dalam perutnya. Penyakit ini telah ia derita selama lebih dari 30 tahun, hampir setengah dari usianya dihabiskan untuk hidup berdampingan dengan rasa sakit yang tak kunjung pergi.
Di tengah kondisi tersebut, Bu Mainah tetap menjalani hari-harinya dengan sederhana. Beliau mengajar mengaji di daerah pesisir dengan penghasilan yang tidak menentu. Untuk memenuhi kebutuhan hidup dan berobat, beliau banyak bergantung pada bantuan anak-anaknya.
Saat harus berobat ke rumah sakit, perjuangan lain kembali menantinya. Bu Mainah harus menempuh perjalanan lebih dari 2 jam dari rumah. Bagi beliau, biaya transportasi sering kali menjadi penghalang untuk mendapatkan pemeriksaan yang dibutuhkan.
Tak jarang Bu Mainah harus meminjam uang atau menjual barang yang dimilikinya hanya untuk ongkos pulang-pergi ke rumah sakit. Karena keterbatasan biaya, beliau pun tidak dapat rutin melakukan kontrol meski kondisi perutnya terus membesar dari waktu ke waktu.
Kini, aktivitas sehari-hari Bu Mainah semakin terganggu. Kondisinya terus memburuk dan membutuhkan penanganan agar tidak semakin parah.
Selama 30 tahun, Bu Mainah sudah berjuang sekuat yang ia mampu. Hari ini, ia hanya berharap ada tangan-tangan baik yang bersedia menemani perjuangannya.
Mari bersama bantu Bu Mainah mendapatkan pengobatan dan pemeriksaan yang dibutuhkan. Setiap doa, dukungan, dan donasi yang diberikan akan menjadi harapan baru bagi Bu Mainah untuk terus berjuang melawan sakit yang telah menemaninya selama puluhan tahun.
![]()
Belum ada Fundraiser