
“Hanam malu, nggak kuat kalau dikatain terus... Hanam mau di rumah aja,” — Hanam.
Jujur, nyesek banget pas tim kami turun ke lapangan. Baru masuk ke rumahnya saja, tercium bau yang sudah sangat menyengat. Ternyata, sumber bau itu berasal dari kepala Hanam. Di sana, kami melihat pemandangan yang bener-bener bikin hati hancur: puluhan lalat mengerumuni kepala seorang bocah yang hanya bisa terdiam pasrah menahan sakit.
Siapa yang menyangka, mimpi buruk ini berawal dari satu benjolan kecil biasa di leher belakang Hanam saat usianya masih 2 tahun. Karena keterbatasan biaya, benjolan itu kini tumbuh menjadi monster yang ganas. Kondisinya sekarang sangat memprihatinkan, luka di kepalanya terbuka lebar, hancur, dan dagingnya seolah mengelupas hingga mengeluarkan cairan berbau menyengat dan memicu rasa perih luar biasa setiap detik.
Gara-gara kondisi fisiknya ini, Hanam harus menelan pil pahit di usianya yang masih sangat muda. Dia terus-menerus diejek "aneh" hingga "menjijikkan" oleh teman-temannya. Mental Hanam runtuh total akibat bullying tersebut. Di usia yang seharusnya duduk di bangku SMP, Hanam memilih putus sekolah dan mengurung diri di kamar karena tak kuat menahan tatapan sinis. Padahal dalam hatinya, ia sangat rindu bisa memakai seragam sekolah lagi.
Melihat kondisi sang anak, ayah dan ibunya yang sudah renta tidak tinggal diam. Meski tubuh renta mereka sudah sering sakit-sakitan, mereka tetap memaksakan diri bekerja bertaruh nyawa menjadi buruh serabutan. Upah kecil yang tak seberapa mereka sisihkan rupiah demi rupiah. Namun jujur saja, upah buruh serabutan tidak akan pernah cukup untuk membayar biaya operasi besar dan perawatan medis rumah sakit yang sangat mahal.
Lalat-lalat yang mengerumuni kepalanya adalah tanda bahaya. Luka Hanam sudah mengalami infeksi parah dan dagingnya sudah hancur keluar. Jika tidak segera dioperasi dan ditangani secara medis, kondisi ini bisa makin memburuk dan mengancam nyawa Hanam. #Temanurunan, Hanam tidak punya banyak waktu lagi. Maukah kamu menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk menyelamatkan nyawa Hanam dan mengembalikan senyum masa depannya?
Salurkan bantuan terbaikmu untuk biaya operasi dan pengobatan medis Hanam melalui:
Klik tombol "DONASI SEKARANG"
Masukkan nominal donasi terbaikmu
Pilih metode pembayaran (Gopay, Dana, Transfer Bank, dll)
![]()
Belum ada Fundraiser