
“Aku jualan biar Ibu bangga Kak... Aku takut Ibu malu punya anak kayak aku, yang gak bisa jalan normal,” - Salman (7 tahun).

Hati aku rasanya hancur banget siang ini. Pas lagi nunggu anak di depan gerbang sekolah, aku liat ada bocah kecil jalan tertatih-tatih pake dua tongkat sambil nawarin kerupuk ke temen-temennya. Malu rasanya sama diri sendiri pas liat pemandangan yang bener-bener "nampar" ini. Di depan mataku, Salman yang baru berusia 7 tahun harus loncat-loncat pake dua tongkat ketiak sambil manggul tas besar berisi kerupuk dagangannya. ðŸ˜

Waktu berumur 4 tahun, kaki Salman hancur terlindas ban truk pas lagi main di dekat rumahnya. Sampai detik ini, tulang kakinya masih retak dan posisinya gak normal. Luka trauma itu bikin Salman harus terus-terusan menahan linu dan perih yang luar biasa setiap kali dia memaksakan kakinya untuk melangkah.

Tapi yang bikin air mataku bener-bener tumpah adalah alasan di balik keputusannya untuk jualan di usia sedini ini. Sambil menunduk dalam, Salman berbisik lirih kalau dia takut ibunya malu memiliki anak yang tidak bisa berjalan normal seperti anak-anak lainnya. Dia gak mau jadi beban di rumah. Makanya, sepulang sekolah dia langsung paksain jualan kerupuk keliling buat bantu ibunya yang juga seorang penjual kerupuk.

Penghasilannya dari jualan seharian gak seberapa, paling cuma dapet 20 ribu sehari. Tapi bagi Salman dan ibunya, uang itu berharga banget untuk sekadar bisa membeli beras dan menyambung hidup esok hari. Nyeseknya lagi, Salman cerita kalau banyak temen-temennya di sekolah yang malah menjauh karena takut liat kondisi kakinya.
Salman butuh tindakan medis dan pengobatan segera supaya kakinya tidak mengalami cacat permanen. Pundak kecilnya sudah terlalu berat memikul beban hidup yang harusnya belum dia rasakan di usia 7 tahun.
#OrangBaik, maukah kamu menjadi alasan Salman bisa berobat, bisa berjalan normal lagi, dan kembali sekolah dengan ceria tanpa harus menahan linu di kakinya setiap hari?
Salurkan bantuan terbaikmu untuk biaya pengobatan dan kehidupan layak bagi Salman melalui:
Klik tombol "DONASI SEKARANG"
Masukkan nominal donasi terbaikmu
Pilih metode pembayaran (Gopay, Dana, Transfer Bank, dll)
![]()
Belum ada Fundraiser